Monday, February 20, 2017

Definisi Project Manager

     Didalam dunia IT terutama dalam manajemen proyek dikenal adanya orang yag disebut dengan Project Manager atau Manager Proyek. Project Manager merupakan orang yang sangat penting didalam suatu proyek, project manager ditunjuk untuk menggerakkan organisasi proyek dan memimpinnya dalam mencapai objective proyek. Project Manager adalah posisi puncak yang luar biasa dalam proyek. 
    Pada proyek besar dan sangat kompleks, project manager bahkan harus memiliki kesempurnaan kompetensi dalam segala hal. Tanggung jawab project manager adalah untuk memenuhi kebutuhan yang berupa kebutuhan tugas, kebutuhan team, dan kebutuhan individual. Project manager menjadi penghubung antara strategi dan tim. Peran project manager dalam perkembangan bisnis dan keberlangsungan hidup perusahaan menjadi semakin lebih strategis.

Seorang Project manager harus memiliki beberapa keahlian berikut :
  • Knowledge --> Terkait pengetahuan project manager akan project managemen
  • Performance --> Terkait dengan apa yang project manager mampu untuk aplikasi pengetahuan project management yang dimiliki.
  • Personal --> Terkait dengan bagaimana perilaku project manager dalam melaksanakan proyek atau aktifitas terkait. Efektifitas personal mencakup attitude, karakter inti personal, dan kepemimpinan, yang menyediakan kemampuan untuk membimbing team proyek ketika mencapai objective proyek dan menyeimbangkan project constraints.

      Project Manager merupakan agen perubahan dimana mereka membuat hasil bagus dalam suatu proyek dengan mengandalkan skill dan kemampuan yang lihai untuk menginspirasi didalam team. Seorang Project Manager (PM) harus bisa bekerja secara maksimal didalm lingkungan yang under pressure dan memposisikan dirisecara nyaman dalam lingkungan yang mungkin banyak berubah dan dinamis, Oleh karena pemilihan seorang Project Manager didalam suatu proyek sangatlah penting dan perlu dipilih orang yang benar benar kompeten didalam bidang tersebut demi keberhasilan suatu proyek.

Sunday, February 19, 2017

Alasan Project Management Dibutuhkan di Dunia IT

    Dunia IT merupakan dunia yang kompleks dengan banyak proyek yang melibatkan banyak orang dan menyangkut kemajuan banyak orang juga. Saat ini, pembelanjaan di bidang Teknologi Informasi di seluruh dunia terus meningkat, Forrester Research memprediksi bahwa pembelanjaan TI di US akan tumbuh 5.7% pada 2005, mencapai $795 billion. Pada 2003, rata-rata senior project manager di U.S. memperoleh $90,000 per tahun, dan rata-rata Project Management Office (PMO) Director memperoleh lebih dari rata-rata Chief Information Officer ($118,633 vs. $103,925). The Apprentice, reality show no.1 di U.S. pada th. 2004, menggambarkan peran penting dari project manager.
     Proyek adalah “a temporary endeavor undertaken to create a unique product, service, or result.” Proyek berakhir saat tujuannya telah tercapai, atau proyek sengaja dihentikan. Proyek dapat besar atau kecil dan membutuhkan waktu singkat atau panjang untuk diselesaikan. Sebuah proyek biasanya memiliki tujuan unik, bersifat temporer, dikembangkan dengan elaborasi yang progresif, membutuhkan sumberdaya, dari berbagai area, sebaiknya memiliki sponsor, Project sponsor biasanya memberikan arah dan membiayai proyek, mengandung ketidakpastian. Suatu Project akan mengandung ketidakpastian karena bisa saja ditengah perjalanan terjadi suatu perubahan dalam hal spesifikasi ataupun dalam resource sehingga terjadi hal hal yag tidak diinginkan misalnya pembengkakan dana.
     Project Management sangatlah penting dalam segala bidang, karena beberapa hal berikut :
  • Membantu mendefinisikan rencana dan mengakomodir jika terjadi kekacauan dalam proyek.
  • Menetapkan jadwal (timeline) dan rencana yang tepat sehingga proyek sukses.
  • Mengatur dan mendorong kerja sama team secara sistematis dan maksimal. Suatu proyek akan membutuh resource dan orang banyak dalam penyelesaiannya sehingga dibutuhkan suatu kolaborasi yang tepat dan sumber daya yang maksimal agar proyek berhasil
  • Mengelola integrasi antara bisnis dan system yang ada.
  • Mampu mengelola biaya yang ada.
  • Mengelola semua resource yang ada ketika terjadi perubahan (change request) dan berusaha untuk selalu mengedepankan kualitas yang terbaik di semua resource.
  • Mampu menghasilkan hasil yang dapat dikelola dan sesuai dengan tujuan utama dari suatu proyek, Jika proyek gagal , maka dengan adanya proyek manajemen yang baik maka bisa dipastikan bahwa kegagalan tersebut pelajaran  untuk menghasil proyek yag berhasil dikemudian hari. 

Saturday, February 18, 2017

Studi Kasus: Manfaat Penerapan Manajemen Project

    Hampir selama 37 tahun, Rocky Flats Plants di Golden, Colo, USA telah menjadi pusat pengembangan senjata nuklir. Setelah pusat riset itu ditutup, maka proyek itu meninggalkan sebuah masalah besar yaitu pencemaran lingkungan. Departemen Energi (DOE) telah menyatakan bahwa daerah itu rawan radiasi nuklir. 
     Kemudian 5 tahun yang lalu Kaiser Hill co. LLC, Broomfield, Colo, USA mengadakan kontrak dengan pemerintah untuk membersihkan dan menstabilkan kembali daerah tersebut. Hal ini merupakan tugas yang berat dan hampir mustahil dilakukan karena hanya diberi waktu 6 tahun dan biaya sebesar $3,96 milyar dollar. Padahal menurut DOE hal ini butuh waktu kurang lebih 70 tahun dan biaya sekitar $36 milyar dollar. 
      Tapi dengan inisiatif yang inovatif seperti insentif untuk yang memberikan ide inovatif dan kreatif, akhirnya perusahaan dapat menyelesaikan proyek lebih cepat 14 bulan dari jadwal dan menghemat sekitar $553 juta dan walaupun bekerja dilingkungan beresiko tinggi tetapi semua pekerja selamat. 
     Ketika menerima proyek ini banyak yang belum diketahui dan untuk menyiasati ini mereka menerapkan proses cakupan, biaya dan jadwal yang disiplin dengan memperhatikan semua aspek analisis sehingga bisa memprediksi segala perubahan dan resiko disetiap tindakan didalam proyek ini. Sebelumnya mereka juga melakukan survey untuk menganalisis semua resiko yang ada, bahkan mereka menyediakan anggaran sendiri untuk itu. 
     Agar para anggota tim dan pekerja lebih semangat mereka memberi kesetaraan hal untuk memberikan ide didalam proyek ini, dan mereka tidak segan untuk memberi insentif untuk ide-ide kreatif itu. Mereka juga memberi kompensasi berdasarkan kinerja, kontribusi didalam proyek, dan target dengan tidak lupa tetap meminimalkan biaya, jadwal dan kerja aman. Mereka sangat disiplin dalam menerapkan hal tersebut. 
     Kaiser-Hill juga sudah merencanakan program transisi ketika proyek berakhir sehingga para pekerja tidak khawatir akan nasib mereka ketika proyek sudah selesai. Kaiser-Hill juga menerapkan peraturan ketat bagi pekerja tentang keselamatan kerja dan jika pekerja merasa lelah ataupun merasa sakit mereka disarankan istirahat. Semua yang dikerjakan Kaiser-Hill bersifat transparan dan jujur terhadap semua detail proyek. Hal ini membuat suasana kerja nyaman dan tumbuh saling pengertian yang erat didalam tim. 
     Didalam proyek benar-benar diterapkan batas cakupan yang jelas, perencanaan dan analisis semua aspek dengan detail, disiplin waktu dan kesadaran akan keterbatasan didalam tim, saling support dan strategi pemberian insentif sangat jitu dikasus ini. Mereka juga menyadari akan pentingnya kualitas kerjaan dan keselamatan kerja sehingga akhirnya semua keadaan dapat teratasi dengan baik dengan hasil akhir proyek ini mampu menghemat $553.895.018 juta dollar dan lebih cepat 14 bulan dari jadwal yang dibuat, tidak melampau cakupannya dan meraih penghargaan PMI’s Project of The Year for 2006, Project Merit Award dari Environmental Business Journal tahun 2005 serta banyak penghargaan lainya. Walau proyek ini terkesan mustahil pada awalnya tetapi dengan managemen proyek yang baik hasilnya akan baik.

Friday, February 17, 2017

Traveling Salesman Problem (TSP)

Traveling salesman Problem (TSP) merupakan permasalahan dalam menentukan titik persinggahan yang termurah biayanya dan terdekat dengan titik tujuan, ketika seorang salesman akan melakukan perjalanan dari titik asal ke titik tujuan yang mempunyai beberapa pilihan jalan yang dapat dilewati untuk sampai ketitik tujuan.
Algoritma Traveling Salesman Problem merupakan algoritma yang meniru perjalanan seorang penjaja keliling yang mengunjungi beberapa kota, kemudian kembali ke kota awal perjalanannya dimana tiap kota hanya dikunjungi sekali saja. Perjalanan tersebut harus menunjukkan perjalanan dengan jarak atau waktu minimum. Pada TSP ini kota dinyatakan sebagai vertek dan rute perjalanannya dinyatakan sebagai edge. Dengan kata lain masalah Algoritma Traveling Salesman Problem ini menyangkut suatu basis lokasi untuk mengunjungi n-1 buah lokasi lainnya dan kemudian kembali ke basisnya.
Didalam penerapan TSP ini graf yang dimaksud adalah graf yang berbobot. Graf berbobot adalah graf yang edgenya diberi nilai numeric, dimana nilai numerik ini merupakan jarak antara verteks atau dalam TSP merupakan jarak kota atau biaya dari kota satu dengan kota lainnya.
Travelling Salesman Problem sering dihubungkan dengan masalah mencari Hamiltonian cycle (untai Hamiltonian) didalam graf. Untai Hamilton didefinisikan sebagai sebuah graf yang memiliki untai tertutup yang melewati setiap vertek dalam graf tersebut atau dalam kata lain masing-masing node dikunjungi tepatnya sekali.
Untai tertutup sendiri adalah suatu jalan tertutup didalam graf dimana semua edge dan verteksnya berbeda sehingga tidak ada verteks yang muncul lebih dari sekali kecuali verteks awal dan akhir.

Monday, February 13, 2017

e-Commerce

e-Commerce merupakan istilah yang saat ini sangat umum digunakan dalam dunia IT. e-Commerce sendiri berasal dari kata e (electronic) dan commerce (perdagangan), perdagangan atau pun penyebaran barang jasa melalui media elektronik seperti internet atau jaringan elektronik lainnya. e- commerce bisa melibatkan adanya transfer dana, pertukaran data secara elektronik , sistem manajeme yang otomatis da juga pengumpulan data secara otomatis.

Implementasi dari e-Commerce sendiri antara lain transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), pemasaran elektronik (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (EDI). E- commerce sendiri merupakan salah satu bagian dari e-Business.

Di indonesia e-commerce terbagi menjadi 3 bentuk yaitu :

  • Iklan baris : iklan baris yang dahulu banyak kita jumpai di koran/majalah, sekarang banyak kita temui di internet. Contoh iklan baris online adalah FJB kaskus ataupun olx.
  • Retail : e-commerce yang semacam ini yang paling banyak kita jumpai karena berbentuk toko online dimana pembeli bisa memilih dan membeli barang secara online. Pembeli dan penjual tidak perlu bertatap muka karena semua diselesaikan melalui sistem retail e-commerce. Contoh: zalora, berrybenka, sale stock, dll
  • Marketplace : e-commerce yang berfungsi sebagai mall online, dimana yang berjualan di marketplace adalah penjual yang mendaftar ke marketplace tersebut dan mendisplay foto produknya, mengirimkan barang yang dipesan secara individu. Contoh : tokopedia, bukalapak, shopee,lazada, elevania, blibli, dll
Perbedaan dari retail dan marketplace adalah retail memiliki fokus ke jenis produk tertentu semua diatur oleh sistem retail tersebut dan barang akan dikirim dari gudang retail tersebut. Jika terjadi komplain maka pihak retail bertanggung jawab penuh terhadap customer.

Marketplace seperti mall online, dimana semua bebas menjual barang apapun asalkan tidak melanggar ketetuan dari penyedia jasa marketplace, penjual bebas bergabung asalkan memenuhi syarat pendaftaran misal membayar deposit dan mengisi form, untuk pengiriman di sistem marketplace, penjual individu yang akan mengirimkan barang langsung ke konsumen. Jika terdapat komplain dari pembeli, pihak marketplace hanya sebagai penengah.

Di Indonesia e-commerce sudah sangat berkembang,hal ini ditandai dengan semakin meningkatnya transaksi di e-commerce selain itu semenjak 2012 dimulailah Hari Belanja Online Nasional yang sering disingkat HARBOLNAS.
HARBOLNAS pertama kali diprakarsai oleh  Lazada, Zalora, Blanja, PinkEmma, Berrybenka dan Bukalapak pada 2012. Ke enam partisipan ini memberikan diskon spesial yang gila gilaan, launching produk eksklusif dan juga promosi besar besaran pada hari tersebut. Mereka juga menggaet sejumlah besar media, bank, telekomunikasi, penyedia jasa e-commerce seperti logistik untuk mensupport hal ini. Hasilnya sukses besar dari awal 2012 yang hanya diikuti oleh 6 peserta, maka hingga saat ini sudah diikuti 211 retail dan emarketplace ( source : http://www.harbolnas.com)